5 Cara Praktis Menjaga Ucapan Anda

Menjaga ucapan sangat penting dilakukan siapa saja saat bergaul dengan orang lain. Selain merupakan cerminan diri, ucapan juga sangat vital.

Salah dalam menggunakan bahasa, akan memunculkan suatu perselisihan, bahkan kerenggangan hubungan. Tak heran jika orang tua sudah mengajarkan anak-anaknya untuk berkata baik sejak masih kecil.

Hal ini dilakukan agar menjaga ucapan sudah menjadi kebiasaan kelak saat dewasa. Anda pun juga bisa membiasakannya sendiri dengan menerapkan beberapa cara berikut ini.

1. Pada Saat Anda Tidak Setuju dengan Orang Lain
Setiap pribadi pasti mempunyai pemikiran tersendiri dalam menyikapi suatu hal. Nah, pada saat orang lain memberikan saran atau masukan kepada Anda tentang sesuatu dan ternyata tidak sesuai pendapat Anda, jangan langsung menolaknya.

Sebab, hal itu akan menyinggung perasaannya. Akan lebih baik jika Anda berkata, “Terima kasih atas saran Anda. Coba deh nanti saya pikirkan kembali.”

Perkataan seperti ini akan lebih menenteramkannya, meskipun nanti Anda tidak akan menggunakan saran tersebut. Dalam hal ini, yang terpenting, Anda dapat mengakhiri pembicaraan tanpa harus ada yang tersakiti.

2. Pada Saat Anda Menginginkan Sebuah Komunikasi Serius
Meskipun menurut Anda pembicaraan yang akan Anda lakukan dengan seseorang tersebut sangat penting, bukan berarti Anda langsung mengajaknya ngobrol tanpa mempedulikan kondisinya.

Hal itu justru akan memancing emosinya. Alangkah baiknya jika Anda melihat kondisinya terlebih dahulu, sedang sibuk atau tidak.

Cobalah untuk minta waktu dengan berkata, “Anda mempunyai waktu luang?” Permintaan seperti ini akan membuatnya kemudian menyisihkan waktu buat Anda.

3. Pada Saat Orang Lain Mengeluh kepada Anda
Pada saat saran Anda tidak digunakan orang lain, tentu Anda akan merasa tidak nyaman. Namun begitu, saat ia merasakan dampak buruk dari keputusannya sendiri itu, bukan berarti Anda dengan sesuka hati mengoloknya.

Misalnya dengan berkata, “Saya bilang apa?” Remlah mulut Anda untuk memojokkannya dan tetaplah menjadi teman yang baik dengan mendengarkan keluhannya.

Rangkullah dengan berkata, “Saya turut berduka dengan kejadian ini.” Lalu, berikan masukan sekali lagi kepadanya dengan cara baik.

4. Pada Saat Terjadi Pertengkaran Hebat dengan Anda
Terkadang, sebuah pertengkaran antara dua orang tidak bisa dihindarkan. Pada saat seperti ini, minimal salah satu dari mereka harus mampu menahan emosinya.

Cukup katakan, “Maukah Anda mendengarkan saya?” Jika dia menyatakan “tidak”, langsung tutup mulut Anda rapat-rapat. Jangan ucapkan kata sepatah pun.

Namun, jika dia meredakan emosinya, segera duduk bersama dan bicaralah dengan nada pelan dan perkataan halus.

5. Pada Saat Orang Lain Tidak Mengerti Pekerjaannya
Dalam sebuah tim atau keluarga, biasanya ada saja anggota yang enggan untuk melakukan tugasnya. Nah, agar tidak menyinggung perasaannya, tegurlah dia dengan cara halus.

Misalnya dengan berkata, “Saya butuh bantuan. Anda bisa membantu saya sebentar?” Dengan begitu, ia akan membantu Anda tanpa harus merasa terpaksa.

Ucapan dapat membuat sebuah hubungan menjadi harmonis. Namun, ucapan juga bisa menjadi pisau pemecahan hubungan. Oleh karena itu, jagalah ketentraman dan kerukunan hidup Anda dengan orang-orang di sekitar Anda dengan menerapkan cara menjaga ucapan di atas.


Leave a Reply